untuk kamu pria yang hatinya tak lagi untukku

Published Desember 27, 2015 by farahisna

hallo, bagaimana kabarmu?

aku yakin kamu baik baik aja disana, bahagia dengan wanita itu..

kabarku? aku baik baik saja disini dengan semua rasa yang berkecamuk di dada..

taukah kamu, beberapa bulan belakangan hingg saat ini sampai kata itu terlontar dari mulutku, aku merindukanmu, aku rindu canda tawa bersama, bermanja ria, rindu wajahmu ketika mendengar ceritaku, ingatkah kamu aku berkali kali mengajakmu bertemu ?

aku disini merindukanmu, rindu yang amat sangat menyesakkan dada, aku teringat ucapanmu ketika kau katakan bahwa hidupku hanya berputar disatu tempat, dan memang seperti itu kenyataannya.. sampai saat ini aku hanya bertemu dengan orang yang sama di tempat yang sama dengan rutinitas yang sama .. karena sebelumnya hidupku hanya berputar disekelilimgmu dan aku tidak bisa merubah itu sampai saat ini ..

maafkan aku, dengan semua masalah yang terjadi sama aku, semua beban yang terjadi sama aku, aku melampiaskan semuanya sama kamu, maafkan aku hingga tanpa sadar aku berkata sedemikian rupa, hingga bersikap sedemikian rupa, hingga akhirnya perlahan sosokmu pergi ..

menyesal? ya aku menyesal, sangat menyesal.. bagaimana bisa aku bersikap sangat bodoh.. karena kebodohan aku itu sosok yang selalu bersamaku selalu support aku beberapa tahun ini hilang ..

aku memang wanita yang seperti ini, tapi percayalah aku mencintaimu tulus, sangat tulus ..

ini sulit, sangat sulit, semua terasa menyesakkan, aku menangis setiap malam, dibuat tak bisa tidur, padahal disana mungkin kamu sedang memikirkan wanita lain yang mampu menggantikan posisiku ..

percayalah aku pernah bermimpi memilikimu selamanya, hanya aku wanita yang tak tahu diri, yang tak tahu bagaimana caranya mencurahkan isi hati, menjaga hubungan tanpa harus menyakiti ..

kamu pria pertama yang sangat berarti di hidup aku, itulah mengapa rasanya sangat sulit melepaskanmu ..

kamu tak harus melakukan apapun, hanya berbahagialah.. inshaAllah aku bahagia dengan kamu bahagia walau tidak bersamaku..

meskipun rasanya sulit memunculkan senyum bahagia di wajahku, sulit membuka hati untuk yang lain ..

aku tidak membencimu, tidak sedikitpun, aku tidak dendam padamu, tidak pernah terfikirkan sedikitpun, aku hanya marah pada diriku sendiri, aku marah pada keadaan yang membuat semua jadi seperti ini ..

percayalah, aku memaafkan semua yang pernah terjadi, rasa sakit yang pernah ada, karena rasa sakit itu yang terus mengingatkan aku sosokmu, bagaimana perjalanan hubungan kita yang tak selalu indah ..

dan aku berterimakasih atas semua kenangan indah, kenangan manis, kehadiranmu yang selalu ada disisiku ..

saat ini yang aku rasakan hanya perasaan cinta untukmu yang akan aku jaga sampai kapanpun meskipun sosokmu perlahan menghilang, hingga suatu saat kita dijodohkan oleh Allah, aamiin, inshaAllah :))

aku mencintaimu, sangat :’)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: