KEWIRAUSAHAAN

Published April 30, 2015 by farahisna

BERPIKIR PERUBAHAN

1.1 Definisi Berfikir
Berpikir adalah proses memanipulasi data, fakta dan informasi untuk membuat keputusan berperilaku. Lalu perubahan adalah esensi dari kemajuan yang berarti harus berpindah posisi semakin ke depan dari posisi semula. Sehingga dari pengertian berpikir dan perubahan di atas dapat disimpulkan bahwa berpikir perubahan adalah berpikir untuk berubah, mencoba hal yang baru untuk berpindah dari posisi awal ke posisi yang lebih maju ke depan. Dalam berpikir perubahan, seseorang diharapkan memiliki pola pikir yang produktif karena pola pikir seperti inilah yang akan menciptakan ide-ide baru sekaligus dapat membuat seseorang bisa melangkah lebih jauh lagi dalam mengeksplorasi kemampuan yang dia miliki sehingga diharapkan seseorang tidak hanya terpaku pada apa yang sudah ada sekarang yang mungkin saja dapat membuatnya hancur melainkan pada perubahan apa yang bisa dia perbuat.

1.2 Tahap-Tahap Wirausaha
Secara umum tahap-tahap kewirausahaan adalah :
1. Tahap memulai
Tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan ‘’franchising’’. Tahap ini juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian,industri, atau jasa.
2. Tahap melaksanakan usaha
Dalam tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya, mencakup aspek-aspek: pembiayaan, SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil risiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakukan evaluasi.

3. Tahap mempertahankan usaha
Tahap di mana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi.
4. Tahap mengembangkan usaha
Tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.

1.3 Ciri-ciri dan Sifat Kewirausahaan
Untuk dapat mecapai tujuan yang diharapkan, maka setiap orang memerlukan cirri-ciri dan juga memiliki sifat-sifat dalam kewirausahaan. Ciri-ciri seorang wirausaha adalah :
• Percaya diri
• Berorientasikan padaa tugas dan hasil
• Kepemimpinan
• Berani mengambil resiko
• Kepemimpinan
• Keorisinilan
• Berorientasi ke masa depan
• Jujur dan tekun
Sifat – sifat seorang wirausaha adalah ;
• Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
• Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kkuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
• Memiliki kemampuan mengambil resiko dan suka pada tantangan.
• Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun.
• Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
• Memiliki persepsi dan cara pandag yang berorientasi pada masa depan.
• Memilik keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.
1.4 Hal-Hal yang Harus Diterapkan oleh Wirausaha
1. Seorang wirausaha harus mampu berfikir secara kreatif.
2. Seorang wirausaha harus bisa membaca arah perkembangan duunia usaha.
3. Seorang wirausaha harus dapat menunjukkan nilai lebih dari produk yang dimilikinya.
4. Seorang wirausaha perlu menumbuhkan sebuah kerjasama tim, dan sikap leadership.
5. Seorang wiirausaha harus mampu membangun personal approach.
6. Seorang wirausaha harus selalu meng-upgrade ilmu.

1.5 Sikap wirausaha
Identifikasi sikap seorang wirausaha dapat dilihat dari kegiatannya sehari-hari, sebagai berikut :
1. Disiplin
Arti dari kata disiplin itu sendiri adalah kketepatan komitmen wirausahawan terhadap tugas dan pekerjaannya. Ketepatan yang dimaksud bersifat menyeluruh, yaitu ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya.
2. Komitmen Tinggi
Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.
3. Jujur
Kejujuran merupakan landasan moral yang kadang-kadang dilupakan oleh seorang wirausahawan. Kejujuran dalam berperilaku bersifat kompleks. Kejujuran mengenai karakteristik produk (barang dan jasa) yang ditawarkan, kejujuran mengenai promosi yang dilakukan, kejujuran mengenai pelayanan purnajual yang dijanjikan dan kejujuran mengenai segala kegiatan yang terkait dengan penjualan produk yang dilakukan olehwirausahawan.
4. Kreatif dan inovatif
Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berpikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar. Gagasan-gagasan yang kreatif umumnya tidak dapat dibatasi oleh ruang, bentuk ataupun waktu. Justru seringkali ide-ide jenius yangmemberikan terobosan-terobosan baru dalam dunia usaha awalnya adalah dilandasi oleh gagasan-gagasan kreatif yang kelihatannya mustahil.
5. Mandiri
Arti kata mandiri sendiri adalah prilaku dimana seorang individu dapat melakukan keinginan dengan baik tanpa adanya ketergantungan pihak lain dalam mengambil keputusan atau bertindak, termasuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tanpa adanya ketergantungan dengan pihak lain. Pada prinsipnya seorang wirausaha harus memiliki sikap mandiri dalam memenuhi kegiatan usahanya.
6. Realistis
Realistis adalah kemampuan dimana seorang individu mampu menggunakan fakta/realita sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindaka/perbuatannya. Dibutuhkan kecerdasan dalam melakukan seleksi terhadap masukan-masukan/ sumbang saran yang ada keterkaitan erat dengan tingkat keberhasilan usaha yang sedang dirintis.

1.6 Pradigma wirausaha
a. Seorang wirausaha harus mampu memprediksi kemungkinan di masa mendatang. Sebab, seorang wirausaha harus mempunyai banyak ide, dan hanya melihat peluang dan kepuasan pelanggan.
b. Fleksibilitas dari wirausaha. Seorang wirausaha harus bisa dengan cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja maupun lingkungan usaha.
c. Rule of the game, seorang wirausaha harus dinamis dalam mengantisipasi segala macam kemungkinan sebagai kemampuan mengubah aturan main. Hal ini terkait erat dengan inovasi atau penciptaan hal-hal baru dalam berbisnis.

1.7 Keuntungan dan kerugian wirausaha
• Keuntungan
1. Kesempatan untuk mewujudkan cita-cit
2. Kesempatan untuk menciptakan perubahan
3. Untuk mencapai potensi penuh wirausaha
4. Untuk menuai keuntungan yang mengesankan
5. Memberikan kontribusi kepada masyarakat dan mendapatkan pengakuan untuk usaha anda
6. Dapat melakukan apa yang disukai dan bersenang senang
• Kerugian
1. Ketidakpastian pendapatan, mendirikan dan menjalankan bisnis tidak memberikan jaminan akan mendapatkan cukup uang untuk bertahan hidup.
2. Resiko kehilangan seluruh investasi, tingkat kegagalan bisnis kecil relatif tinggi.
3. Jam kerja yang panjang dan bekerja keras.
4. Kualitas hidup rendah sampai bisnis didirikan.
5. Tanggung jawab kompleks, banyak pengusaha diharuskan untuk membuat keputusan mengenai isu-isu I luaar bidanng ilmu.
6. Putus asa, sangat membutuhkan dedikasi, disiplin, dan keuletan untuk mengatasinya.

1.8 Langkah-langkah menekan rasa frustasi
a. Peliharalah daya piker anda aktif dan seelalu siaga.
b. Gunakan sumber-sumber lain.
c. Jagalah agar anda makin dekat dengan cita-cita anda.
d. Tetap berpikir terbuka.
e. Jangan menghindari kenyataan.
f. Istirahatlah jika merasa putus asa.
g. Berbagilah masalah yang ada.
h. Berkerjalah dengan mengikuti metode.
1.9 Langkah dasar menuju kepemilikan bisnis
a. Memulai suatu bisni baru
Seorang wirausaha harus memulai suatu bbisnis agar dapat disebut sebagai seorang wirausaha. Usaha yang didirikan adalah dalam tahap baru dengan kreatifitas si wirausahawan tersebut. Suatu bisnis baru dapat lebih mendongkrak nama dari sang wirausaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: