PERILAKU ETIKA DALAM PROFESI AKUNTANSI

Published November 10, 2014 by farahisna

Profesi Akuntan Publik (Standar Umum);

  • Auditor adalah seseorang memiliki keahlian dan pelatihan yang cukup di bidang audit
  • Syarat sebagai ahli di bidang akuntansi dan auditing; perlu pendidikan formal dan pengalaman dalam praktik audit.
  • Syarat sebagai professional; harus menjalani pelatihan yg memadai  mencakup aspek teknis  dan pendidikan umum.
  • Asisten yunior  (baru masuk dalam karier audit) harus memperoleh pengalaman profesional dengan mendapatkan supervisi memadai dan review atas kerjaannya.
  • Pelatihan seorang profesional; Kesadaran secara terus menerus mengikuti perkembangan bisnis dan profesinya. Harus mempelajari, memahami dan menerapkan ketentuan baru  dalam prinsip akuntansi dan Standar auditing yang ditetapkan IAI.

Profesi Akuntansi: suatu pekerjaan yang memerlukan keahlian dan pelatihan di bidang akuntansi, serta mengikuti perkembangan bisnis dan profesinya, memahami, mempelajari dan menerapkan prinsip akuntansi  dan standar (auditing) yang dtetapkan IAI.

Etika profesi; studi tentang  benar dan salah, atau baik dan buruk yang berkaitan dengan  perilaku orang dalam menjalankankan profesinya

Mengapa Kode etik profesi Akuntan Publik Diperlukan? Untuk menjaga kepercayaan  masyarakat akan kualitas audit dan jasa-jasa lain.

Independensi, integritas dan Objektifitas

Independensi; pandangan yang tidak berprasangka dan tidak memihak dalam melakukan tes-tes audit, evaluasi  hasilnya dan penerbitan laporan. Independece in fact; auditor secara aktual mampu memelihara sikap tidak berprasangka dan tidak memihak  (netral) selama proses audit. Mengapa Independensi seorang auditor  adalah penting? Karena merupakan satu-satunya alasan  mengapa berbagai pihak pemakai mau memberikan kepercayaan pada  akuntan publik.

Integritas dan objektivitas: dalam menjalankan tugasnya  harus mempertahankan   integritas dan objektifitas:

  • Bebas dari benturan kepentingan (conflict of interest)
  • Tidak boleh membiarkan faktor salah saji material

Standar Umum;

  • Kompetensi profesional
  • Kecermatan dan keseksamaan profesional
  • Perencanaan dan supervisi
  • Data relavan yang memadai

Kepatuhan Terhadap Standar;

  • Pelaksanaan penugasan jasa auditing, atestasi, review, kompilasi, konsultasi manajemen, perpajakan. Atau jasa profesional lainnya wajib mematuhi standar yang dikeluarkan oleh badan pengatur standar yang ditetapkan IAI.

Prinsip-prinsip akuntansi

Jika ada penyimpangan berdampak material anggota tidak diperkenankan:

  • Menyatakan bahwa laporan sesuai dengan PABU
  • Menyatakan bahwa ia tidak menemukan perlunya memodifikasi material agar laporan sesuai dengan PABU

Tanggung Jawab kepada klien:

Informasi Klien yang rahasia; tidak diperkenankan  mengungkapkan informasi klien yang rahasia tanpa persetujuan dari klien.

Tanggung Jawab Pada Rekan Seprofesi

  1. Wajib memelihara citra profesi ( tidak merusak reputasi rekan seprofesi)
  2. Komunikasi antar Akuntan Publik
  • Wajib berkomunikasi secara tertulis kepada AP terdahulu jika akan melakukan perikatan (engagement)
  • Wajib menanggapi secara tertulis.
  1. Perikatan Atestas

Reaudit tidak diperkenankan, kecuali untuk memenuhi peraturan perundangan

Pelanggaran Etika Profesi:

  • Pelanggaran Publikasi (penawaran jasa tanpa permintaan, iklan surat kabar, pengedaran bulletin kantor akuntan)
  • Pelanggaran obyektifitas opini (mengecilkan penghasilan, memperbesar biaya suatu laporan keuangan)
  • Pelanggaran independensi seorang internal auditor holding, mempunyai KAP yang memeriksa perusahaan anak holding tersebut.
  • Pelanggaran hubungan administratif dengan teman seprofesi, Kasus menerima klien yang ditolak KAP lain berlatar belakang perang tarif
  • Perubahan opini akuntan tanpa pendukung kuat; WTP tanpa kertas kerja memadai

referensi :

http://openstorage.gunadarma.ac.id/handouts/S1_Akuntansi/Etika%20dan%20Profesi%20Akuntansi/Etika%20Profesi%20Akuntan.ppt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: